Kanker Mulut Rahim

Kanker mulut rahim masih menjadi momok yang menakutkan bagi kaum perempuan di Indonesia, karena selain belum ada obatnya, kanker jenis ini masih menjadi pembunuh nomor satu perempuan pengidap kanker mulut rahim.

Kanker mulut rahim di Indonesia masih menjadi pembunuh nomor satu di antara kanker lainnya, padahal di Amerika Serikat kasus penyakit ini sudah menurun. Pencegahan dini kanker mulut rahim melalui pendeteksian yang dilakukan secara berkala bisa mengurangi risiko terkena kanker mulut rahim stadium tinggi.

kanker-rahim

Kanker mulut rahim hingga sekarang memang belum ada obatnya dan sangat ditakuti kaum wanita, namun risiko dari kanker mulut rahim itu sendiri bisa dihindari dengan menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat, misalnya tidak melalukan hubungan seks dengan berganti-ganti pasangan.

Berdasarkan hasil penelitian terbaru, tumbuhan tembakau ternyata mampu menjadi wadah perkembangan genetik Human papilloma Virus (HPV) memproduksi sel kuman yang nantinya dapat menjadi antibodi bagi virus pencetus kanker mulut rahim.

Penelitian terbaru mengenai obat penawar kanker mulut rahim ini sedang dilakukan para ilmuwan dari Pusat Kesehatan Universitas Georgetown dan Univ. North Carolina, USA.

Setelah diteliti, ternyata secara genetik tumbuhan tembakau mengandung sumber protein yang dapat menstimulasi antibodi terhadap HPV yang menjadi penyebab terjadinya kanker mulut rahim. Proyek penelitian ini didanai tiha juta dollar AS.

Selama ini pengobatan atau terapi atas kanker mulut rahim ada tiga yaitu : operasi, radiasi (penyinaran) dan kemoterapi. Masing-masing terapi itu dilakukan dokter mneruut stadium kanker yang dialami pasien dan dengan pertimbagan kaidah risiko bagi pasien.

Kanke leher rahim sampai kini belum diketahui penyebanya. Namun berdasarkan penelitian terbaru, virus HPV merupakan salah satu pemicunya. HPV dapat menjangkit seorang wantia jika pasangan seksualnya mengidap wabah tersebut akibat gonta-ganti pasangan. Selain itu, wanita yang mempunyai kebiasaan merokok juga rawan terkena kanker mulut rahim.

Zat nikotin dalam tembakau mempunyai kecenderungan untuk mempengaruhi selaput lendir pada tubuh, termasuk selaput lendir mulut rahim, sehingga membuatnya rentan terhadap sel kanker.

Pengidap kanker mulut rahim ini biasanya wanita usia produktif, pernah melakukan huungan seks, sering berganti pasangan seksual, menikah dalam usia relatif muda (belum berusia 17 tahun) dan banyak melahirkan anak.

Pada kasus kanker mulut rahim, hampir tidak pernah terjadi pada wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual. Namun, sebaiknya kaum wanita secara rutin melakukan pemeriksaan pap smear setahun sekali setelah berhubungan sek atau tiga bulan setelah melahirka untuk mendeteksi ada atau tidakya praknaker atau displasia.

Kelemahan pemeriksaan papa smear ini, antara lain disebabkan pengeluaran cairan dari vagina yang kurang memadai hingga sel i dalamnya tidak terlihat. Kelemhan lain, disebutkan kemungkinan zat pewarnaan yang digunakan sudah melampaui batas waktu.

Mengenai gejala kanker mulut rahim, pada tahap displasia sampai stadium I, praktis tanpa keluhan. Baru menginjak stadium 1 A-3B terdapat keluhan, sedangkan pada stadium 4B sel kanker sudah menjalar ke otak dan paru-paru. Penyakit kanker mulut rahim, merupakan penyakit yang banyak diidap kaum wanita di Indonesia.

Posted in Kanker Mulut Rahim | Tagged , , , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri Kanker Mulut Rahim

Kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit kanker yang mematikan dan banyak diderita oleh kaum wanita di Negara berkembang. Kanker mulut rahim disebabkan karena munculnya atau tumbuhnya sel-sel yang bersifat tidak normal di dalam mulut rahim yang diakibatkan karena beberapa faktor pemicu. Penyebab kanker mulut rahim salah satunya adalah disebabkan karena beberapa hal.

kanker-rahim

Penyebab kanker mulut rahim adalah karena ras, faktor seksual karena sering berganti pasangan, melakukan hubungan seksual yang terlalu dini dibawah usia 16 tahun, dan juga faktor merokok serta disebabkan karena masalah keputihan. Ciri-ciri kanker mulut rahim biasanya ditandai dengan keluarnya bercak atau flek darah dari vagina. Pendarahan yang terjadi dengan tidak normal, keluarnya darah dari dalam vagina, menoragia. Biasanya ditandai dengan keluhan yang lelah dan lemas, mengalami penyakit anemia.

Ciri-ciri kanker mulut rahim juga ditandai dengan keluarnya cairan berwarna kuning yang encer yang diikuti dengan bau amis yang merupakan salah satu tanda dari keganasan dari kanker ini. Pada mereka yang mengalami masalah kanker mulut rahim pada stadium lanjut, biasanya cairan vagina yang keluar berbau, berat badan yang menurun dan juga mengalami masalah dalam buang air kecil atau berkemih. Jika Anda merasa nyeri pada punggung, biasanya kanker ini sudah menjalar dan menyebar.

Ciri-ciri penyakit kanker mulut rahim ini ditunjukkan dalam jangka waktu yang cukup lama. Luka yang ditandai pada kanker mulut rahim ini biasanya berbentuk lesi indurasi atau yang bersfat keras atau juga dalam bentuk luka yang bernanah, atau juga daerah yang sedikit elevasi dan mudah berdarah jika disentuh.

Penyakit kanker mulut rahim ini bisa menyebar ke beberapa organ. Salah satunya bisa menyerang klenjar getah bening vagina, dan kandung kemih, serta endometrium dan juga ovarium. Dari masing-masing masalah ini ditunjukkan dengan ciri-ciri kanker mulut rahim yang berbeda-beda. Penyebaran dari virus kanker mulut rahim ini biasanya dimulai dari kelenjar getah bening dan kemudian penyebarannya dari darah sangat jarang terjadi.

Posted in Kanker Mulut Rahim | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Karsinoma Mulut Rahim

Serviks merupakan bagian dari rahim. Penyakit karsinoma mulut rahim merupakan sel kanker tumbuh di serviks dan vagina. Karena itu dibicarkan terpisah dari kanker rahim. Rahim kaya dengan pembuluh darah. Pembuluh darah sekaligus mengurus indung telur, serviks, dan vagina. Uterus juga kaya dengan jaringan kelenjar limfe yang merupakan penyaring infeksi dan sel perusak lain. Dalam situasi normal, sel akan bertambah tua dan memproduksi sel baru. Tetapi pada kanker, sel membelah secara  tidak terkendali dan tidak menjadi tua, kemudian mati seperti biasa. Apabila terjadi sel membelah secara tidak terkendali, terbentuklah tumor atau satu masa. Masa ini akan menginvansi jaringan daerah disekitarnya hingga sel jaringan sekitar ikut berubah fungsi, tidak normal lagi.

Karsinoma mulut rahim atau kanker serviks merupakan keganasan nomor 3 paling sering dari alat kandungan dan menempati urutan ke-8 dari keganasan pada perempuan di Amerika. Umur rata=rata perempuan yang terserang kanker serviks sekitar 50-an tahun. Namun demikian pernah dilaporkan kasus kanker serviks berumur 20-an tahun. Sekitar 1% penderita kanker serviks terdiagnosa pada waktu perempuan tersebut sedang hamil atau baru saja selesai dari proses kehamilan.

kanker-rahim

Kanker serviks atau karsinoma mulut rahim penting dibicarakan dalam pembahasan penyakit menular melalui hubungan seksual. Resiko kanker serviks termasuk :

  1. Umur pertama kali melakukan hubungan seksual
  2. Banyaknya partner hubungan seksual
  3. Resiko perempuan menderita kanker serviks akan semakin tinggi bila berhubungan dengan lelaki yang pernah berhubungan seksual dengan perempuan yang menderita kanker serviks.
  4. Infeksi kuman papiloma virus. Infeksi virus human papiloma secara signifikan berkaitan dengan kanker serbiks intraepitel dan kanker serviks yang sudah infasi. Tipe vorus HPV yang dianggap berkaitan dengan kanker serviks adalah tipe 16, 18, 31, 35 dan 39.
  5. Merokok juga dianggap akan mempertinggi resiko terjadinya kanker serviks.

Pemeriksaan pap smear dapat mengetahui untuk adanya penyakit kanker serviks intraepitel (kanker baru berada dilapisan epitel = baru taraf permulaan). Pada tahap permulaan kanker, sudah menimbulkan pendarahan melalui vagina, misalnya setelah melakukan koitus, atau pendarahan menstruasi lebih banyak atau timbul pendarahan menstruasi lebih sering, atau timbul pendarahan diantara siklus menstruasi. Apabila kanker sudah berada pada stadium lebih lanjut, bisa terjadi pendarahan spontan dan nyeri pada rongga panggul. Keluhan dan gejala akibat bendungan kanker, penderita mengeluh halangan aliran air seni, atau sembab anggota bawah karena penekanan pembuluh darah balik. Atau, gejala akibat tekanan pada persarafan, penderita mengeluh nyeri pada pinggang bagian bawah.

Kanker serviks stadium awal bisa didiagnosa dengan melakukan pemeriksaan sitologi melalui pap smear pada cairan serviks. Tetapi negative palsu pada 15-40% kasus adalah tergantung pada kemampuan laboratorium dan kelompok penduduk yang diperiksa.

Posted in Kanker Mulut Rahim | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Mulut Rahim Serviks

Walaupun merupakan organ yang keajaibannya sungguh mengagumkan, rahim tidak luput dari masalah kesehatan. Di antara wanita, kanker mulut rahim serviks adalah yang paling umum pada organ-organ perkembangbiakan setelah kanker payudara. Mulut rahim tidak memiliki ujung saraf sehingga kanker yang timbul baru hanya akan terasa setelah penyakit itu menjadi parah. Akan tetapi, untunglah ada pemeriksaan laboratorium yang dapat mengetahui secara dini ada atau tidaknya penyakit ini.

Kanker mulut rahim serviks dan dindingnya memiliki peluang sebesar 90% untuk disembuhkan jika telah diketahui secara dini. Gejala-gejala awal kanker mulut rahim cenderung mulai tampak pada usia antara 25-40 tahun. Jika kanker yang timbul pada kurun usia ini tidak diobati, dalam tempo 5-10 tahun akan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Mengganasnya kanker ini akan ditandai pendarahan. Jika telah mulai menyebar ke jaringan di sekitarnya peluang untuk kesembuhannya hanya tinggal 65%.

Angka statistik menunjukkan adanya hubungan antara perilaku seksual dengan tingkat peluang untuk mengidap kanker mulut rahim serviks. Data menunjukkan bahwa mereka memiliki peluang tinggi menderita kanker ini adalah yang telah mulai melakukan hubungan seksual pada usia relatif muda atau melakukannya dengan banyak orang. Salah satu penyebab kanker jenis ini adalah infeksi virus herpes, yaitu sejenis virus yang dapat ditularkan melalui hubungan kelamin.

Kanker lapisan lendir dinding rahim (endometrium) lebih jarang daripada kanker mulut rahim serviks. Kanker mulut rahim umumnya menyerang wanita usia setengah baya sedangkan kanker dinding rahim menyerang wanita diatas usia 50 tahun, terutama pada usia 60-70 tahun.

Sekitar 90% dari kasus kanker dinding rahim terjadi setelah usia subur. Oleh karena itu salah satu cara pengobatan yang baik adalah operasi pengangkatan rahim yang disebut histerektomi. Operasi ini dapat menimbulkan tekanan batin bagi seorang wanita yang masih ingin mengandung, namun tidak menimbulkan banyak masalah bagi mereka yang telah melewati usia subur. Operasi pengangkatan rajim tidak akan menganggu normalnya kehidupan seksual seorang wanita.

Posted in Kanker Mulut Rahim | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Kanker Mulut Rahim

Umumnya pencegahan yang dapat dilakukan ssebagai salah satu upaya menekan risiko dari berkembangnya kanker mulut rahim dengan melakukan pemeriksaan pap smear. Pap smear merupakan tes kesehatan guna memeriksa sel-sel di sekitar mulut rahim. Pemeriksaan pap smear sebaiknya dilakukan setahun sekali bagi mereka yang telah aktif secara seksual dalam kurun waktu 3 tahun. Selain dengan pap smear dapat melakukan pencegahan lainnya dengan cara melakukan vaksinasi terhadap virus HPV yang menjadi penyebab utama kanker mulut rahim itu muncul.

Pencegahan dan pengobatan kanker mulut rahim ini dapat dilakukan oleh berbagai banyak pilihan dilihat dari segi kondisi penyakit kanker yang di derita, stadium kanker, kondisi fisik pasien dan lainnya. Pencegahan dan pengobatan dapat dilakukan melalui operasi pembedahan, radiasi, kemoterapi atau pencegahan dan pengobatan kombinasi.

Pencegahan lainnya juga dapat dilakukan dengan mengatur pola hidup yang sehat, perilaku seks atau melakukan hubungan seksual yang sehat, mengkonsumsi vitamin seimbang bagi tubuh, banyak konsumsi sayur dan buah-buahan segar terutama buah berwarna kuning, kecuali nanas dan sayuran hijau.

Hal yang paling penting adalah dengan menjaga kebersihan organ kewanitaan dari segala bentuk, misalnya sering mengganti pembalut ketika sedang menstruasi, membersihkan organ intim dengan segera ketika selesai berhubungan intim.

Posted in Kanker Mulut Rahim | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Kanker Mulut Rahim

Kanker mulut rahim merupakan jenis kanker yang paling banyak mendera wanita. Kanker mulut rahim sama dengan kanker lainnya yang pertumbuhan sel kankernya idak terkontrol dan tidak diketahui hal ini disebabkan oleh adanya kelainan gen.

Memang sampai saat ini belum ada kepastian mengenai penyakit, penyebab dan gejala yang pasti dari kanker mulut rahim. Gejala akan diketahui jika seseorang telah memasuki stadium lanjut, karena sel-sel kanker yang mematikan telah sampai dan menyebar ke organ tubuh lainnya.

Dari beberapa kasus yang terjadi, disimpulkan penyebab kanker mulut rahim ini muncul akibat dari virus human papilloma (HPV) yang disinyalir merupakan jenis virus yang penyebab utama dari kanker mulut rahim dan didominasi oleh faktor penyebab lainnya.

Beberapa faktor penyebab yang melatar belakangi kanker mulut rahim itu timbul, yakni :

1. Perilaku seksual

Perilaku seksual yang salah, melakukan hubungan seksual pada usia dini atau sangat muda 15 tahun.

2. Sering berganti-ganti pasangan

Wanita yang sering berganti pasangan seksual memungkinkan tertularnya virus, bakteri atau mikroorganisme dari seorang yang mungkin memiliki masalah seksual atau terjangkit penyakit kelamin yang terdahulu.

3. Melakukan hubungan seksual oleh pria yang sering berganti pasangan

pria yang sering berganti-ganti pasangan atau sering melakukan hubungan seksual dengan wanita yang berbeda-beda yang mungkin seorang wanita yang satu memiliki risiko tinggi terhadap penyakit kanker serviks yang kemudian ditularkan oleh pasangannya.

4. Penyakit seksual yang menular

Pria yang sering berganti-ganti pasanagan seksual, memungkinkan menularkan penyakit seksual yang menular kepada sang wanita yang tidak diketahuinya, penyakit seksual yang menular seperti kutil kelamin, keputihan yang disebabkan oleh jamur clamidhia.

5. Memiliki kebiasaan seksual yang buruk dan menyimpang

6. Kurangnya perhatian seorang wanita menjaga kebersihan organ kewanitaan

7. Seorang wanita yang aktif merokok

8. Sering melahirkan dengan jarak yang terlalu dekat dengan anak yang sebelumnya

9. Terlalu lama menggunakan alat kontrasepsi seperti pil KB lebih dari 4 tahun, sehingga memungkinkan meningkatkan risiko terhadap kanker mulut rahim

10. Kurangnya asupan vitamin dan gizi penting bagi tubuh seperti kekurangan vitamin C, asam folat, retinol dan vitamin E.

Posted in Kanker Mulut Rahim | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kanker Mulut Rahim

Sebuah survei terbaru mengenai penyakit kanker serviks menunjukkan adanya 40.000 kasus baru kanker serviks di Asia Tenggara dan 22.000 diantaranya meninggal dunia. Tingginya angka kematian itu menunjukkan masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya kanker serviks. Padahal penyakit tersebut dapat dicegah dengan berbagai macam pemeriksaan yang mampu mendeteksi adanya kelainan prakanker dan infeksi HPV pada leher rahim.

Penyakit kanker yang banyak dialami penduduk Indonesia saat ini adalah kanker mulut rahim ( 17%), kanker payudara (11 %), kanker kulit (7%), kanker nasofaring (5%), sisanya kanker hati, paru dan leukemia.

Gambaran mengenai kanker mulut rahim

Ribuan penderita kanker terutama mulut rahim dan payudara yang datang ke rumah sakit atau pusat kesehatan sekitar 70 % dalam stadium lanjut (parah) dan 30 % stadium dini. Dalam kondisi lanjut, maka diperlukan biaya yang besar karena harus melakukan pembedahan atau penyinaran (radioterapi), jika dalam stadium dini proses penyembuhan lebih mudah.

Kanker mulut rahim adalah kanker yang paling umum terjadi pada organ-organ perkembangbiakan setelah kanker payudara. Mulut rahim tidak memiliki ujung saraf sehingga kanker yang timbul baru hanya akan terasa setelah penyakit itu menjadi parah. Akan tetapi, untunglah ada pemeriksaan laboratorium yang dapat mengetahui secara dini ada atau tidaknya penyakit ini. Pemeriksaan ini dikembangkan oleh Dr. George N. Papanicolaou dan disebut pemeriksaan apusan pap (pap smear).

Posted in Kanker Mulut Rahim | Tagged , , , , , | Leave a comment