Penyakit Kanker Mulut Rahim

Sebuah survei terbaru mengenai penyakit kanker serviks menunjukkan adanya 40.000 kasus baru kanker serviks di Asia Tenggara dan 22.000 diantaranya meninggal dunia. Tingginya angka kematian itu menunjukkan masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya kanker serviks. Padahal penyakit tersebut dapat dicegah dengan berbagai macam pemeriksaan yang mampu mendeteksi adanya kelainan prakanker dan infeksi HPV pada leher rahim.

Penyakit kanker yang banyak dialami penduduk Indonesia saat ini adalah kanker mulut rahim ( 17%), kanker payudara (11 %), kanker kulit (7%), kanker nasofaring (5%), sisanya kanker hati, paru dan leukemia.

Gambaran mengenai kanker mulut rahim

Ribuan penderita kanker terutama mulut rahim dan payudara yang datang ke rumah sakit atau pusat kesehatan sekitar 70 % dalam stadium lanjut (parah) dan 30 % stadium dini. Dalam kondisi lanjut, maka diperlukan biaya yang besar karena harus melakukan pembedahan atau penyinaran (radioterapi), jika dalam stadium dini proses penyembuhan lebih mudah.

Kanker mulut rahim adalah kanker yang paling umum terjadi pada organ-organ perkembangbiakan setelah kanker payudara. Mulut rahim tidak memiliki ujung saraf sehingga kanker yang timbul baru hanya akan terasa setelah penyakit itu menjadi parah. Akan tetapi, untunglah ada pemeriksaan laboratorium yang dapat mengetahui secara dini ada atau tidaknya penyakit ini. Pemeriksaan ini dikembangkan oleh Dr. George N. Papanicolaou dan disebut pemeriksaan apusan pap (pap smear).


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kanker Mulut Rahim and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>